Mahakarya

Lihat lelaki itu Adakah dia membumi Setelah melangitkan syair-syairnya ke udara Ia seorang pujangga berkerah putih Kerap merayakan cita dalam denting nada Pada kesunyian palung cinta yang kerap alpa menyapa Hingga bias fatamorgana di dada Ia berdansa dengan senja di sela-sela retak tebing relikui cinta Baginya Heningmu itu paripurna Dan paras cantikmu Itu mahakarya. Continue reading Mahakarya

Dosa

di malam penghabisan kau datang tebarkan cerita yang indah-indah matamu memandang pasti lupakan cinta sejenak, mari bermain hati setelah permainan habis aku menangis kau pun menangis apa yang telah kita lakukan? anak-anak menunggu di rumah dan kita masih terpenjara di ruang nista apakah ini yang disebut cinta? atau sekedar nafsu belaka? aku dan kau saling memalingkan muka dan karma berjubah merah pun bertanya siapa yang … Continue reading Dosa

Penjaga

Langit biru, Bunga di taman, Buku tua, Pagi sejuk, Senda gurau anak kecil, Mereka para kekasihku Jiwa yang piawai mengubah duka jadi bahagia Serta menukar luka jadi tawa Mereka para pahlawanku Akulah yang pertama membela bila mereka membeku jadi patung di taman kota masa lalu Hingga terlupakan, terabaikan, lalu terbuang Aku adalah takdir Penjaga kekasih dan pahlawanku. Continue reading Penjaga

Prasasti

Biar hati lelah, lara takkan gundah dalam lemah Bangkit hadap mentari biar terik ku tak layu Masih terngiang suara ibu membisik petuah Berlari kerah lagi selagi ku dirgahayu Adakah hidup ini akan selalu sendiri? Senantiasa dihakimi, dihukum darah sendiri Mana langit dijunjung di situ bumi kupijak Usaha yang kan kuusung harus bijak Dari putih mata, biar putus tunjang, putih tulang Pernah terbuang, dampar dasar cerun … Continue reading Prasasti

Di Ambang Dosa

Dunia seolah murka mencari cela, silap, hina dan gelapku Ia membubuhkan matanya sembari menyuruhku berhenti bergemuruh Aku terpaku kenestapaan Entah kapan dan berganti lawan Cukup kita tahu apa yang orang lain tidak tahu menahu Dosa terapung, tergantung ke langit hujung kala cinta diusung Ku terhinggut-hinggut, berserabut pada ribut semata Sayang, bila aku berbadan dua kau bisa terima? Saat diam jadi senjata Pasrah di petala lapan … Continue reading Di Ambang Dosa