Dia Adalah

Dia hanyalah seorang pria biasa
Seniman paruh waktu tanpa latar belakang jurnalistik atau apapun yang berbau itu
Kenapa berpuisi?
Karena dia masih percaya bahwa cinta bukan hanya sebatas paha, dada dan harta belaka
Bukan pula terobsesi menemani para permaisuri yang sedang gundah sendiri
Yang masih suka bermain hati dan berbagi sedikit rejeki untuk memuaskan birahi
Dia adalah suka duka yang tak akan kau ceritakan pada pasanganmu
Sekalipun kau acuh tak acuh pada unggahannya
Dia tak akan pernah peduli
Karena surga yang kau nanti-nanti
Sudah pernah dia singgahi.
~Jakarta, 18 Januari 2019~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s