Peran Utama

Dara memanggil namanya sendiri
tak ada yang membalas
leher tercekik sepi
ini sudah malam jam dua belas

jari sutradara itu mulai menyusuri sekujur tubuh
bersimbah peluh
memekik namun kelu
pemakaman harga diri yang terbunuh

dalam penyesalan yang lama
sesak Dara membisikkan nama barunya
Lara…maafkan, aku butuh peran utama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s