Dosa

di malam penghabisan kau datang
tebarkan cerita yang indah-indah
matamu memandang pasti
lupakan cinta sejenak, mari bermain hati

setelah permainan habis
aku menangis
kau pun menangis

apa yang telah kita lakukan?
anak-anak menunggu di rumah
dan kita masih terpenjara di ruang nista

apakah ini yang disebut cinta?
atau sekedar nafsu belaka?

aku dan kau saling memalingkan muka
dan karma berjubah merah pun bertanya
siapa yang lebih dulu menanggung dosa?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s