Matahari Pagi

Matahari pagi menyapa pipiku lewat hangatnya

Mata yang sedari tadi lelap perlahan terbangun

Persis di hadapanku nampak bangunan rumah tua

Bekas rumah sakit, sepertinya
Tiba-tiba tubuhku lemas

Bukan karena aku puasa

Aku rasa aku perlu ke rumah sakit
Jantungku…

Aku jatuh cinta terlalu dalam
Sejak pertama bertemu kamu, manis.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s