Manisnya Kamu

Saat sentuhan jemari masih tersisa dan renungan tergantung di atas ubun-ubun
Rasanya seolah-olah seluruh dunia dapat diciutkan hingga petikan seutas dawai yang melahirkan melodi rindu
Jujur saja

Satu-satunya nada yang terdengar indah di kepalaku adalah
Manisnya kamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s