Biarkan Aku

Begini saja

Biar kumampatkan aliran darah di nadiku dari derasnya harum tubuhmu

Biar kututup gendang telingaku yang kunjung mendentumkan senandung rindu namamu, nama kecilmu

Biar mataku terpejam

Dengan kejam melewatkan bagian terbaik dalam kehidupanku: senyumanmu.

Maaf bukannya aku melewatkan rindumu

Aku hanya takut tergantung untuk terakhir kalinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s