Kopi Pagi

Aku akan selalu mengingat pagi bening
Tatkala cangkir berdenting dalam hening
Gemericik air dituang, juga ciuman lembut di kening

Ketika airmatamu jatuh di pagi hari
Tertampung dalam secangkir kopi
Aromanya meliuk-meliuk segarkan aorta

 

Membangunkanku dari perasaan sia-sia
Aku, adalah kopi pahit yang kau seduh dengan cinta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s