Mendebat Rindu


Kamu tahu apa yang membuatku sabar menunggu?

Pasir putih dan langit biru

Angin sejuk di pulau itu

Betul, tapi bukan sekedar itu

Kupasrahkan hati di sini hingga puas

Karena bagiku

Segala tentangmu adalah wahid dan berkelas

Aku jelas

Tak mau mendebat rindumu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s