Sehabis Makan Siang

Sehabis makan siang di sebuah rumah makan khas minang

Kau sibuk menghitung jumlah penari piring yang ada di lukisan itu

Petugas kasir menundukkan kepala mengawasi jemarinya yang menekan tombol angka di mesin digital itu

Sementara aku

Berdiri di sampingmu

Memperhatikan setiap detil wajahmu, rambutmu, harummu
Mulai saat itu

Aku jatuh cinta padamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s